27 Juni 2010

Well...

Sehabis nonton Uya Kuya, acaranya kali ini menghipnotis pasangan muda mudi yang berpacaran tengah makan di warung pinggir jalan. Uya menghipnotis si perempuan terlebih dahulu, singkat kata mereka sudah berpacaran selama empat bulan, si perempuan mengaku kalau si pria tidak menunjukan perasaan yang sama, dan ternyata juga si perempuan yang 'menembak' terlebih dahulu. 

Lalu giliran si Pria yang dihipnotis, tanpa panjang kata ternyata sebenarnya dia menerima si Perempuan karena ingin mendekati sepupunya, yang juga seorang Pria.

Trus? maksudnya apa?
Saya tidak ingin menyalahkan, namun saya masih keheranan dengan fenomena seperti ini.

Fenomena Gay dan Lesbi menurut Saya semakin marak, dan ketika saya memiliki teman atau kerabat yang seperti 'ini' nyata-nyatanya saya memilih untuk diam saja. Salahkah?

Saya tidak ingin menggurui atau semacamnya, namun satu pesan saya untuk kalian (Gay, Homo, Linez, Butchi, Femme, atau istilah apapun yang kalian pakai)

"Percayalah bahwa Allah tidak menciptakan manusia dengan kecenderungan untuk menyukai sesama jenis, saya yakin itu karena dualitas yang Ia ciptakan, Dualitas, disini berarti bukan pasangan dengan menggadang - gadangkan CINTA, yang saya tahu CINTA itu adalah CINTA HAKIKI, yup betul sekali, Untuk Allah saja.

Percayalah, Allah menyayangi kalian, jika kalian menganggap kalau itu merupakan hidup kalian, ingat lagi saat tujuan kalian diciptakan untuk satu hal, IBADAH. Ibadah secara keseluruhan, ingat terus hal itu, karena Allah menyayangi kalian. Allah sayang hamba - hambanya, Dia yang pemaaf akan selalu menanti uluran tangan kalian untuk 'datang' padanya dengan 'kesungguhan'. 

Percaya, yakin, dan lakukanlah apa yang sebenarnya kalian tahu untuk kalian lakukan. Karena saya percaya Kalian yang telah terpilih untuk diciptakan oleh Allah dengan tujuan yang mulia, kehidupan yang mulia dan tempat yang mulia"

3 komentar:

  1. sebenarnya gw kurang suka acara2 begitu.
    bukankah itu sama aja dengan memaksa orang mengungkapkan hal-hal yang sebenarnya bukan urusan khalayak umum...
    terus efek dari pengakuan berat seperti tadi jelas2 tidak kecil... ditonton seisi indonesia pula... ada yang mencaci... ada yang lain... opini pribadi gue aja ini sih...

    Shinlee.

    BalasHapus
  2. Setuju sama komentar diatas.. :D

    sekarang ini dunia hiburan sering banget mengeksploitasi hal-hal yang dianggap bakalan banyak peminatnya, salah satunya ya kayak menghipnotis yang kemudian membongkar rahasia2 orang, secara tidak langsung itu bikin masyarakat jadi doyan bongkar kejelekan orang, bukankah muslim itu harusnya merahasiakan aib saudaranya, ini kok di bongkar2, walaupun dengan persetujuan orangnya.

    Dampak yang mengkhawatirkan juga bagi anak2 yang nonton nih acara, gimana enggak, anak2 kecil yang sedang tumbuh pola pikirnya, bisa2 menganggap ini hal yang lumrah. Kalau dari kecil sudah mendarah daging, gimana gedenya nanti?

    BalasHapus
  3. @ shinlee : bisa jadi mainset baru nih, kalo gini terus makin ga kualitas aja ya pola pikir anak - anak (soalnya pasti banyak banget tuh anak2 yang nonton)

    betul mas yode saya setujuu

    BalasHapus

Fasilitas Komentar Gratis Yang Disediakan (Siapa Saja Boleh)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...