13 Januari 2010

Semoga Allah Menguatkanmu Jihan

Sedih dan miris rasanya, setibanya Bano dari latihan bulu tangkis, ia bercerita tentang ibunda dari Jihan yang meninggal. Jihan adalah teman sekelas bano di SDN Depok Baru VII di kelas V. Ibunya ditemukan tewas kemarin siang, 12 Januari 2010 saat Jihan pulang sekolah. Tentu yang membuat Saya miris adalah, Ibunya meninggal dalam keadaan mengenaskan. Lehernya digorok dengan tidak manusiawi. Sampai hari ini, belum diketahui apa motif pembunuh yang juga membawa kabur sebuah handphone. Anak tunggal, kehilangan ibu, melihat dengan mata kepala sendiri dalam keadaan seperti itu. Ya Allah, berilah ia kekuatan.

Siang itu, setelah pulang sekolah, Jihan berkelakar dengan adikku dan temannya yang lain. Ia berniat untuk main sebelum pulang sekolah karena khawatir kalau Sang Ibu tidak ada di Rumah, ia menelepon Ibunya...tak ada jawaban. Setelah tahu ibunya meninggal, spontan ia meminta tolong kepada tukang sol sepatu yang kebetulan lewat depan rumahnya.

Pusing sekali mendengar cerita yang memilukan ini. Bano sejak tadi pun hanya bisa diam karena terus terbayang oleh kejadian yang menimpa Jihan. Ia sangat ketakutan.


Allahuakbar . . . Allahuakbar . . . Allahuakbar
Berikanlah kekuatan kepada kami agar kami dapat mengubah keadaan kaum kami.
Tuntunlah kami wahai penguasa alam semesta.
Tunjukan kepada kami jalan yang fitrah agar manusia melakukan ibadah kepadaMu.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fasilitas Komentar Gratis Yang Disediakan (Siapa Saja Boleh)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...