20 Januari 2010

Perguruan Tinggi dan Kebutuhan Ilmu

Ilmu tidak sama dengan Perguruan Tinggi

Kira - kira begitulah yang selalu terngiang sejak SMA bahkan saat SMP. Saya selalu mendefinisikan sekolah atau perguruan tinggi bukanlah syarat seseorang untuk mendapatkan sebuah ilmu. Ilmu adalah tentang apa yang kita butuhkan bukan sesuatu yang memberatkan. Ini tentang cara bertahan hidup di Dunia ini dengan sejuta aspek yang ada didalamnya. Namun jika kita mengikuti pola yang ada yaitu sekolah, akan ada masa - masa disaat seseorang menginjak usia yang pantas untuk mendapatkan pendidikan dijenjang yang paling tinggi. Tentu saja, perguruan tinggi.

SD, SMP dan SMA kita belajar mengenai teori dan beberapa praktek ilmu. Namun bagaimana untuk menggunakan "alat bantu" yaitu ilmu tadi kedalam segala permasalahan yang ada di muka bumi. Dari bagaimana bisa mendapatkan air yang bersih, bisa pergi keluar negeri hanya dengan duduk beberapa jam, atau bahkan bagaimana cara menghubungi seseorang yang berjauhan tempatnya. Tentu masalah tersebut adalah setitik dari banyak permasalahan yang harus kita hadapi bersama - sama. Di Perguruan Tinggi, kita diberikan sebuah aturan, program, kegiatan untuk menstimulasi dalam mendalami ilmu tersebut sesuai dengan minat dari individu tersebut. Minat, sebuah hasrat yang muncul ketika kita merasa senang jika berhadapan dengan suatu hat tertentu.



Memilih perguruan tinggi idaman, atau beberapa orang menyebut perguruan terbaik, Saya kira adalah permasalahan mainset pribadi masing - masing individu dalam memilih mana yang baik. Bagi saya, memilih sebuah kampus adalah tergantung kebutuhan masing - masing dari kita, jika kebutuhan tersebut terpenuhi tentu akan sesuai dengan apa yang kita harapkan sebelumnya.

Saya adalah orang yang berhasrat ingin melanjutkan pendidikan di bidang seni karena sejak kecil saya suka mengambar. Namun, karena orang tua beranggapan kalau seni itu tidak bisa "diandalkan", akhirnya Saya memilih Teknik Arsitektur namun tidak lolos SPMB di salah satu PTN yang Saya pilih. (Orang tuapun menyarankan agar Saya tidak memilih kuliah diluar kota padahal Saya memliki kesempatan mendapatkan PMDK di PTN Bogor). Disini kita semua dapat melihat bahwa realitanya dalam memilih bidang studi saja kita tidak bisa mengikuti keinginan kita. Lalu bagaimana dengan memilih Perguruan Tinggi?

Menurut Saya, Perguruan Tinggi Idaman adalah sebuah institusi yang menyediakan fasilitas untuk mendukung bidang ilmu yang kita pilih. Permasalahannya adalah bagaimana kita tahu bahwa sebuah PT tersebut adalah PT yang terbaik bagi kita? Disini saya akan mencoba menjabarkan pertimbangan dalam memilih Perguruan Tinggi :
  1. Yang harus selalu diprioritaskan adalah niat kita dalam menggali ilmu, bukan Perguruan Tingginya karena PT hanyalah wadah bagi kita.
  2. Cari informasi mengenai jurusan yang akan kita pilih. misalnya : Apakah memiliki laboratorium yang baik? Bagaimana pola aktivitasnya? Apakah akan menunjang dan meningkatkan keilmuan kita?
  3. Bagaimana dengan staff pengajarnya? Apakah mencukupi dari segi kualitas dan kuantitas?
  4. Kegiatan nonakademis seperti unit kegiatan mahasiswanya? Terutama jika kita memang memiliki hobi tertentu, ini akan sangat membantu dalam mengembangkan bakat kita.
  5. Bagaimana biayanya? Apakah sesuai dengan kemampuan? Jika tidak, adakah program - program beasiswanya?
  6. Bagaimana lingkungan dan kehidupan kampusnya?
Dan yang terpenting, kita harus bisa melawan ego kita untuk hanya sekedar ikut - ikutan dengan alasan brand image yang terbentuk. Padahal pencitraan semacam itu pada sebuah kampus tergantung dari mahasiswa yang ada di dalamnya meskipun sah - sah saja jika kita memilih dengan alasan barengan dengan teman - teman semasa sekolah atau memilih hanya karena peminatnya ribuan orang bahkan lebih hanya untuk salah satu jurusannya.

Marilah kita memulai berpikir luas dan bijaksana. Semua Perguruan Tinggi memiliki visi - visi yang cemerlang dan dengan program - program untuk meningkatkan kualitas mahasiswa yang ada di dalamnya. Sebuah Perguruan Tinggi akan menjadi idaman ketika ia berhasil manghantarkan mahasiswanya menuju cita - cita yang tentunya dapat bermanfaat bagi dirinya, umatnya dan negaranya.

Adalah bagaimana cara kita untuk menyesuaikan dengan apa yang menjadi tujuan utama kita yaitu :

Ilmu, untuk Kehidupan



3 komentar:

  1. waw keren main2 k http://www.tegar.co.cc

    BalasHapus
  2. Blognya ada yang kurang nich, nggak dikasih guest book, jadi tamunya nggak bisa ninggalin pesen, kecuali jika tamunya mau repot2 membuka salah 1 posting baru bisa memberikan komentarnya. Mampir ke blogku juga ya http://www.maskholil.co.cc/

    BalasHapus

Fasilitas Komentar Gratis Yang Disediakan (Siapa Saja Boleh)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...