27 November 2009

2007

Gadis kecil yang tak mempunyai wajah cerah itu sedang melihat ramainya suasana gembira didepan rumahnya. ada yang jajan juga ada yang bernyanyi yang diiringi gitar. sungguh gadis itu hanya termangu melihat semua itu dimana teman-temannya bergembira manikmati ramainya kehidupannya dengan riangnya bersama keluarga. segang ia sendiri karena ayahnya belum pulang kerja, ibunya masih menjahit pakaian untuk tambahan uang belanja keluarga.

gadis itu hanya memandangi mereka yang bergembira, hingga kini gadis itu telah mempunyai anak-anak yang sudah besar-besar Lumayanlah untuk ukuran seseorang yang mempunyai kewajiban terhadap anak-anaknya, mulai makan, minum, jajan hingga uang sekolah yang tidak sedikit untuk ukuran seorang saya.

gadis itu sungguh seoran diri dalam merasakan siang malam kehidupan yang selalu dilalui dengan wajah yang tidak ceria.

apa memang sudah menjadi takdirnya untuk menjalaninya kehidupan yang sudah ditetapkan, sungguh dia benar-benar tak tahu kalau itu yang harus dijalani tapi dia selalu menjalani kehidupannya yang tidak ceria hingga kini.

gadis kecil yang dulu itu kini sendiri dengan tanggungan keluarga yang lumayan banyak
air matanya selalu mengalir bila mereka menyakitinya

1. suami
2. konita
3. silmina
4. miftah hazmi
5. majid
6. banowati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fasilitas Komentar Gratis Yang Disediakan (Siapa Saja Boleh)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...