12 Mei 2009

Persiapan dan Perencanaan Perjalanan Panjat Tebing

Persiapan dan Perencanaan Perjalanan Panjat Tebing
Sebelum ngadain perjalanan manjat ama temen-temen, pertimbangkan hal-hal berikut: 

Besar kecilnya sebuah tim: Usahakan yang mau manjat jangan terlalu banyak sekitar 6 orang. Kalo lebih dari itu pecah menjadi 2 group dan semua peralatan juga harus disiapkan untuk 2 group. Dengan dipecahnya 2 group ini kamu bisa tetep manjat rame-rame tapi lebih terkoordinir dan impak terhadap lingkungan juga lebih minimal.

Dana: Tunjuk satu bendahara yang bertanggung jawab atas keuangan untuk biaya bensin, dan makanan juga snack yang bakal dibagi bersama.

Transportasi: Siapa yang bakal minjemin mobilnya atau mau pake angkutan umum. Keputusan ini kadang dipengaruhi juga oleh jumlah peralatan yang bakal kita bawa.

Suplai peralatan dan makanan: Kita mau urunan atau bawa masing-masing. Kalo bawa makanan masing2, saling mengingatkan atau sebarkan ceklis daftar peralatan dan makanan wajib yang harus dibawa.
Persiapan dan Perencanaan Perjalanan Panjat Tebing
Sebelum ngadain perjalanan manjat ama temen-temen, pertimbangkan hal-hal berikut: 

Besar kecilnya sebuah tim: Usahakan yang mau manjat jangan terlalu banyak sekitar 6 orang. Kalo lebih dari itu pecah menjadi 2 group dan semua peralatan juga harus disiapkan untuk 2 group. Dengan dipecahnya 2 group ini kamu bisa tetep manjat rame-rame tapi lebih terkoordinir dan impak terhadap lingkungan juga lebih minimal.

Dana: Tunjuk satu bendahara yang bertanggung jawab atas keuangan untuk biaya bensin, dan makanan juga snack yang bakal dibagi bersama.

Transportasi: Siapa yang bakal minjemin mobilnya atau mau pake angkutan umum. Keputusan ini kadang dipengaruhi juga oleh jumlah peralatan yang bakal kita bawa.

Suplai peralatan dan makanan: Kita mau urunan atau bawa masing-masing. Kalo bawa makanan masing2, saling mengingatkan atau sebarkan ceklis daftar peralatan dan makanan wajib yang harus dibawa.

Target yang akan dicapai beyond having fun: Untuk sebagian pemanjat mereka cuma ingin berasyik ria dan bersenang-senang dan sebagian lainnya punya target untuk manjat rute ini atau itu. Jelaskan keinginan, rencana dan target kamu ke temen-temen seperjalanan lainnya biar nanti pada saatnya nyampe di tebing kita udah tau dan saling ngerti akan apa yang masing2 anggota inginkan. Jangan sampe terjadi bentrok satu pemanjat ingin menetap dan manjat terus satu rute tertentu sedangkan sebagian lainnya pengen cari rute lain.

Personalitas: Karena sifat kita bermacam-macam, saling mengerti lah dan jangan selalu ingin menang sendiri. Kebersamaan lebih penting ketimbang kepuasan pribadi, jadilah seorang petualang yang ingin temen-teman seperjalanan merasa senang terlebih dahulu.

Kemampuan dan pengalaman anggota: Kamu juga harus tau pengalaman dan kemampuan anggota dalam hal memanjat dan berpetualang di alam bebas. Ribet entar jadinya kalo semua anggota udah senior kecuali satu yang masih amatir dan juga "anak mami". Jelaskan jauh2 hari sebelumnya sama anggota baru akan beratnya medan dan hidup yang independen di perjalanan manjat biar dia enggak kaget atau juga rewel minta pulang.

Komitmen anggota: Semua anggota harus berkomitmen untuk menjadikan perjalanan ini satu petualangan yang sukses dan menyenangkan.

Pemimpin: Pilih satu pemimpin yang bisa ditentukan oleh senioritas dan juga pengalaman dan keahlian. Pemimpin atau orang yang dituakan diperlukan karena terkadang dengan anggota yang banyak dan sifat, personalitas juga mood yang bermacam-macam sulit banget untuk ngambil satu keputusan. Ketua harus handal dalam menangani situasi seperti ini dengan mengutamakan keinginan mayoritas anggota. Dan semua anggota juga harus nurut ama pemimpin meskipun keputusan yang diambil kadang enggak sesuai dengan keinginan pribadi.

Dokumentasi: kalo mau nunjuk seseorang jadi seksi dokumentasi bukan berarti dia doang yang motret terus-terusan. Entar kalo udah balik dari perjalanan dan liat photo-photonya seksi dokumentasi bakal jengkel karena dia enggak ada di photo. Gantian lah ngambil photonya biar adil.

Pencarian informasi
Tempat kemping: termasuk kondisi, biaya, peraturan dll

Perkiraan cuaca: kalo bakal hujan peralatannya disesuaikan juga atau perjalanannya ditunda.

Akses, yaitu jalan setapak atau juga perijinan untuk menuju dan menggunakan arean tertentu.

Rute dan evaluasi: Bagusnya sih salah seorang anggota survey dulu ketempat yang mau dituju. Tapi kalo mau lebih menantang enggak perlu survey cuma cari info sebanyak mungkin.

Pertolongan Pertama: Yang namanya kecelakaan enggak bisa ditebak. Informasi tentang rumah sakit, puskesmas atau tukang urut/pijat terdekat harus dimasukkan dalam daftar paling atas. (top of the list)

Buku Guide/ Petunjuk Informasi atau Pemanjat Lokal: bisa jadi aset yang tak ternilai

Plan B: apa yang harus dilakukan kalo .... sesuatu yang tak diharapkan terjadi? Improvisasi tapi tetaplah berhati-hati dan keselamatan semua anggota selalu menjadi kepedulian nomor satu.

Waktu Pemanjatan: Rencanakan dengan penuh realitas dan jangan bermuluk-muluk. Jangan terlalu cepat atau terlalu lambat dan ingat pemanjat juga punya kehidupan dan kegiatan lain, mereka harus pulang ke rumah dan kembali kerja ke kantor biar bisa making money dan ngumpulin duit untuk perjalanan manjat berikutnya. Kalo udah saatnya pulang, ya pulanglah meskipun belum merasa puas. Kalo udah seratus persen terasa puas kamu enggak bakalan punya rasa rindu untuk kembali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fasilitas Komentar Gratis Yang Disediakan (Siapa Saja Boleh)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...