08 Mei 2009

Perlengkapan Pribadi Caving

Peralatan itu dapat dibagi menjadi dua katagori :

A. Perlengkapan pribadi :
  1. Lampu (senter), syaratnya harus bisa ditempelkan pada helm. Helm, diusahakan yang tidak mudah pecah. Jika ternyata pecah tidak akan melukai kepala. jika tidak ada bisa dalihkan dengan membawa senter lampu biasa yang kedap air (dibungkus plastik dan diberi tali agar bisa dikalungkan jika melewati medan - medan yang sulit) 
  2. Coverall (Werkpak), dengan warna yang menyolok.
  3. Sarung tangan, sebaiknya dari kulit yang lemas atau karet.
  4. Sepatu, usahakan yang tinggi sehingga dapat melindungi dari gigitan binatang berbisa atau terkilirnya pergelangan kaki.
  5. Sumber cahaya cadangan, bisa berupa lilin senter korek api.
  6. Peluit, sebagai alat komunikasi darurat.
  7. Perlengkapan tersebut hanya dapat dipergunakan untuk gua Horisontal (datar), atau gua yang agak rumit hingga memerlukan keterampilan untuk mendaki dan menuruni secara bebas tanpa peralatan (Free Climbing).

Perlengkapan pribadi ini harus diperluas apabila hendak melakukan penelusuran dalam jangka waktu yang lama, banyak terdapat air dan banyak memiliki lorong. Alat-alat yang perlu ditambah yaitu :

  1. Tempat air minum, dibutuhkan bila penelusuran lebih dari 3 jam, dapat pula untuk mengisi tabung karbit.
  2. Makanan, harap dibawa jika menelusuri gua lebih dari 6 jam.
  3. Pakaian, yang kering luar dan dalam.
  4. Pelampung, untuk berenang.
  5. Masker hidung, ini terutama digunakan untuk gua yang banyak Guano-nya (penyebab sakit paru-paru).
  6. Alat tulis kedap air, untuk penelusuran yang rumit dan jauh sebagai catatan perjalanan dan untuk keperluan pemetaan.
  7. Peralatan pemetaan, klinometer, rollmeter, kompas prisma, altimeter, barometer, thermometer dan tripod.
  8. Alat penunjuk jalan, alat ini bisa berupa bendera, benang dll. dipergunakan untuk gua yang banyak lorongnya.
  9. Jam tangan kedap air, penunjuk waktu yang akurat sangat penting dalam penelusuran.
  10. Alat fotografi, untuk keperluan dokumentasi diperlukan kamera SLR, lampu kilat minimum 2 unit, aneka lensa filter, lensa zoom, shutter release, tripod dan bila ada kamera tahan air.

Untuk melakukan eksplorasi gua vertikal atau sumuran, tentunya peralatan tersebut diatas tidak memadai. Untuk keperluan tersebut dikenal suatu cara yang disebut SRT (Single Rope Technique) atau teknik menaiki dan menuruni tali tunggal, maka kita harus melengkapi dengan alat lainnya yaitu :

  1. Sit Harnes (dada), tali pengaman dada.
  2. Harnes duduk, tali pengaman/tambatan pinggang
  3. Buntut sapi (Cow's Tails) atau tali pengaman darurat.
  4. Maillon Rapide (Delta), penyambung harnes dan tempat mengait alat.
  5. Croll (Chest Jammer) alat menaiki tali.
  6. Hand Jammer, alat menaiki tali.
  7. Decender, alat untuk menuruni tali.
  8. Tali prusik, 2 pasang.
  9. Webbing, tali pita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fasilitas Komentar Gratis Yang Disediakan (Siapa Saja Boleh)

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...